HomeEkobisnisBP Batam Terus Genjot Investasi Pada Semester Pertama 2026 Mampu Serap 40.943...

BP Batam Terus Genjot Investasi Pada Semester Pertama 2026 Mampu Serap 40.943 Tenaga Kerja

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – BP Batam terus menggenjot dan memberikan kemudahan bagi investor untuk masuk berinvestasi di Batam. Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 40.943 tenaga kerja terserap dari berbagai kegiatan investasi yang berjalan di daerah tersebut.

Jumlah itu meningkat 9.964 orang atau 32,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025, yang mencatatkan penyerapan sebanyak 30.979 tenaga kerja.

Menurut Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan peningkatan penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu dampak yang diharapkan dari pertumbuhan investasi di Batam.

BACA JUGA: Dinas Perhubungan Batam Gencar Tawarkan Stiker Parkir Berlangganan Buka Kounter di MCS Mall Sabtu dan Minggu

Dari total tenaga kerja yang terserap, sebanyak 40.423 orang merupakan tenaga kerja Indonesia.
Sementara 520 orang lainnya merupakan tenaga kerja asing.

“Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan investasi tidak hanya menggerakkan ekonomi, tetapi juga membuka semakin banyak kesempatan kerja bagi masyarakat,” ujar Fary dalam sambutannya pada malam penganugerahan Anugerah Investasi 2026 di Hotel Mercure Batam Center, Jumat (30/10) malam.

Ia mengatakan, ke depan investasi perlu diarahkan agar tidak hanya menghasilkan peningkatan nilai penanaman modal, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.

Menurut Fary, keberhasilan investasi tidak cukup hanya diukur dari besarnya modal yang masuk.
Manfaatnya juga harus terlihat melalui pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA: DPRD Kota Batam Usulkan Drainase Perkotaan Terintegrasi Bagian dari 11 Ranperda Inisiatif Dewan

Sementara itu, realisasi investasi Batam hingga Triwulan III 2026 tercatat mencapai Rp59,73 triliun atau 85,33 persen dari target tahun ini sebesar Rp70 triliun.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI