Program tersebut ditujukan bagi pelaku usaha, seperti pedagang kecil dan pelaku usaha kuliner, dengan plafon pinjaman awal hingga Rp20 juta tanpa agunan.
BACA JUGA: Amsakar Achmad Sambut Kunjungan Konjen Tiongkok Paparkan Kemudahan Berinvestasi di Batam
Menurut Salim, Bank Sumut menjadi mitra perbankan ketiga dalam program pinjaman margin 0 persen setelah Bank BTN dan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Saat ini, Pemko Batam juga tengah menjajaki kerja sama dengan Bank Jatim.
“Alokasi anggaran yang disiapkan saat ini mencapai Rp3 miliar. Atas arahan Bapak Wali Kota dan dukungan Bapelitbangda, ke depan diusulkan peningkatan plafon pinjaman dari Rp20 juta menjadi Rp50 juta hingga Rp100 juta agar manfaat program semakin besar bagi pelaku UMKM,” kata Salim.
Ia menambahkan, berdasarkan data Online Data System (ODS) per Juni 2026, terdapat 1.132 koperasi yang terdaftar di Kota Batam, dengan 375 koperasi di antaranya berstatus aktif.
Dari hasil pemeriksaan terhadap 43 koperasi pada 2025, sebanyak 16 koperasi memperoleh predikat Sehat dan 27 koperasi memperoleh predikat Cukup Sehat.
Pada kesempatan yang sama, Pemimpin Divisi Kredit Konsumen PT Bank Sumut, Faisal Panggabean, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemko Batam kepada Bank Sumut sebagai mitra penyalur pembiayaan.
Ia menegaskan, Bank Sumut siap mendukung pembangunan daerah melalui layanan pembiayaan yang inklusif, cepat, dan terjangkau bagi pelaku UMKM.
“Program Subsidi Bunga yang kita tandatangani hari ini menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro untuk memperoleh pembiayaan yang lebih ringan. Kolaborasi yang kuat akan melahirkan ekonomi yang tangguh dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batam,” ujarnya.
Program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Pemko Batam juga diperkuat melalui berbagai sektor lainnya, antara lain pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dan wilayah hinterland, peningkatan layanan kesehatan, serta berbagai program perlindungan sosial.
Pada akhir kegiatan, Amsakar menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada koperasi penerima predikat terbaik. Ia juga mengajak seluruh pengurus koperasi di Batam untuk terus menjaga tata kelola organisasi yang sehat, transparan, dan akuntabel melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara rutin. (*/man)



