HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 1 megawatt peak (MWp) di Pulau Sembur, Kelurahan Galang Baru, Batam, mulai beroperasi. PLTS ini dirancang menjadi penggerak aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, menjadi pilot project, sejak dikerjakan, akhir 2025 lalu.
Deputi Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi, Panel Barus mengatakan proyek percontohan PLTS Pulau Sembur akan membantu perekonomian masyarakat setempat.
Ia Bersama tim melakukan Kunjungan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan kesiapan fasilitas PLTS yang nantinya dikelola melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Galang Baru.
Selain itu, yan dilakukan , Senin (21/9/2026) juga untuk memastikan seluruh sistem pendukung PLTS telah berjalan lancar sebelum nanti akan diresmikan presiden Prabowo Subianto.
BACA JUGA:Â Mobil Ertiga di Bengkong Hanyut Terbawa Arus Air Saat Hujan Deras Melanda Batam
Dalam kunjungan tersebut, Panel Barus didampingi perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian ESDM, Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), unsur holding, Dinas Koperasi Provinsi Kepri dan Kota Batam, Dinas Perikanan Kota Batam, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta pihak terkait lainnya.
Panel mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Koperasi dan Direktur Utama Pertamina Holding setelah sebelumnya dilakukan pembahasan terkait pembangunan PLTS di Pulau Sembur.
“Kehadiran kami ke sini atas perintah Bapak Menteri Koperasi dengan Pak Simon, Dirut Pertamina Holding, yang beberapa hari yang lalu telah mengadakan pertemuan di kantor kementerian, kemudian mengutus kami semua untuk melihat langsung progres pembangunan PLTS 1 megawatt,” kata Panel usai meninjau meja PLTS.
BACA JUGA:Â Wujud Nyata Kepedulian ke Masyarakat, Kapolresta Barelang Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Bengkong
Setelah melihat langsung kondisi fasilitas dan PLTS, Panel menyebut pembangunan pembangkit tersebut telah rampung dan mulai beroperasi sejak 17 Agustus 2026.
“PLTS 1 megawatt ini sudah selesai dibangun bahkan sudah beroperasi sejak 17 Agustus. Sekarang listrik sudah nyala di Pulau Sembur,” katanya.
Menurut Panel, hasil peninjauan menunjukkan fasilitas tersebut telah siap untuk memasuki tahap berikutnya. Ia bahkan menyebut PLTS Pulau Sembur telah siap untuk diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Menurut kami semua yang hadir di sini, PLTS ini sudah siap diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
Panel menjelaskan, proyek PLTS Pulau Sembur dirancang sebagai percontohan pemanfaatan energi untuk kegiatan produktif masyarakat dan mendukung bisnis koperasi nelayan merah putih.
Ia menyebut PLTS 1 MW Pulau Sembur sebagai proyek percontohan dari gagasan pengembangan PLTS dalam skala besar yang diarahkan pemerintah.
“Kita membuat percontohan ini, kita ingin buktikan bahwa kehadiran listrik, kehadiran energi di satu wilayah itu akan mampu mendorong aktivitas ekonomi, aktivitas produktif masyarakat,” ujarnya.
Salah satu konsep utama proyek tersebut adalah keterlibatan masyarakat melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih Galang Baru. Panel mengatakan koperasi menjalankan berbagai unit usaha yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat Pulau Sembur.



