HomeKepriEkonomi Kepri Meroket Tertinggi di Sumatera, Batam Sumbang 66,63 Persen

Ekonomi Kepri Meroket Tertinggi di Sumatera, Batam Sumbang 66,63 Persen

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,52 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Triwulan III 2026.

Capaian tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh provinsi di Sumatera dan berada jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Di balik capaian tersebut, Kota Batam memegang peranan penting sebagai motor utama penggerak ekonomi Kepri. Berdasarkan perhitungan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Batam menyumbang rata-rata 66,63 persen terhadap total perekonomian Kepri pada Triwulan I dan II 2026.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kepri yang berada di atas rata-rata nasional merupakan sinyal positif bagi perkembangan ekonomi kawasan, sekaligus mencerminkan besarnya peran Batam dalam mendorong aktivitas ekonomi regional.

BACA JUGA: Putusan Final PWI Pusat Sebanyak 10 Orang Asal Kepri Dicoret dari Keanggotaan PWI

“Pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 7,52 persen tentu patut kita syukuri. Terlebih, Batam memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perekonomian provinsi. Ini menunjukkan bahwa aktivitas industri, investasi, perdagangan dan sektor jasa di Batam terus bergerak dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah,” kata Amsakar di Batam Centre, Jumat (6/10).

Ia menyebutkan, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat fondasi ekonomi Batam agar pertumbuhan yang tercipta dapat memberikan multiplier effect bagi kawasan sekitar dan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA: Serikat Buruh Ajukan Tuntutan Kenaikan Upah Harus Sesuai Kebutuhan Hidup Layak

“Ke depan, kita ingin pertumbuhan ini tidak hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi juga mampu mendorong masuknya investasi berkualitas, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, memperkuat industri bernilai tambah dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA  Atlet Batam Torehkan Prestasi Raih Juara Umum POPDA IX Kepri

Batam Jadi Penggerak Utama Ekonomi Kepri

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, nilai PDRB Kepri pada Triwulan III 2026 mencapai Rp107,15 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB), atau Rp59,86 triliun atas dasar harga konstan (ADHK).

Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar dengan pangsa 40,34 persen terhadap PDRB dan memberikan andil pertumbuhan sebesar 3,18 poin persentase. Selanjutnya, sektor konstruksi memiliki pangsa 20,20 persen dengan andil 1,25 poin persentase, disusul pertambangan dan penggalian dengan pangsa 11,15 persen serta andil 0,73 poin persentase.

BACA JUGA: Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

Ketiga sektor tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 5,16 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri. Kondisi ini memperlihatkan bahwa aktivitas industri, pembangunan infrastruktur dan sektor berbasis sumber daya masih menjadi penopang utama perekonomian daerah.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI