HARAPANMEDIA.COM, BATAM –Turbulensi, yang terkadang disebut oleh pilot sebagai ‘udara kasar’, hanyalah udara yang bergerak dengan cara yang tidak biasa, tidak terduga, atau kacau.
Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai fenomena, mulai dari badai petir, perubahan tekanan udara, hingga pergerakan udara ke atas, dan langit sekitar pegunungan. Hal ini dapat terjadi ketika kondisi terlihat sangat cerah.
Mengutip dari Travel and Leisure, turbulensi biasanya dikategorikan berdasarkan empat tingkat keparahan.
1. Turbulensi Ringan, paling umum terjadi dan hanya terasa seperti guncangan atau goyangan ringan pada pesawat komersial.
2. Turbulensi Sedang, lebih jarang terjadi dan bisa lebih tajam, hingga minuman kamu mungkin tumpah.
3. Turbulensi Parah, sangat jarang terjadi, namun jika terjadi, dapat melukai penumpang atau awak kapal yang tidak duduk di kursinya. Sering menjadi perbincangan di media sosial.
4. Turbulensi Ekstrem, hampir tidak pernah dialami, tetapi jika terjadi, menyebabkan gerakan hebat di dalam kabin dan hilangnya kendali pesawat.
Jika pemikiran tentang turbulensi menimbulkan kecemasan dalam diri kamu, berikut beberapa langkah yang dapat kamu ambil sebelum dan selama penerbangan untuk menghilangkan kekhawatiran kamu.



