HomeLIFESTYLEHealth4 Jenis Makanan Yang Merusak Otak Dengan Cepat

4 Jenis Makanan Yang Merusak Otak Dengan Cepat

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Alzheimer adalah penyakit otak yang menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak sehingga memicu penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan berbicara, serta perubahan perilaku pada seseorang.

Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), hingga saat ini penyebab Alzheimer belum diketahui secara pasti. Namun, genetika; usia; lingkungan sekitar; trauma kepala, seperti cedera otak; hingga kondisi kesehatan, seperti penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes dapat menjadi faktor pemicu Alzheimer.

Melansir dari Healthline, ada beberapa makanan yang harus dihindari karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan otak, salah satunya memicu Alzheimer. Lantas, apa saja makanan yang harus dihindari untuk menjaga kesehatan otak?

1. Minuman Manis
Minuman manis, seperti seperti soda, minuman olahraga, minuman energi, dan jus buah sangat berdampak buruk bagi otak manusia bila dikonsumsi secara berlebihan.

Menurut studi yang dipublikasikan PubMed Central pada 2013, mengonsumsi minuman manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 yang memicu risiko penyakit Alzheimer.

Selain itu, kadar gula yang tinggi dalam darah, terutama akibat mengonsumsi minuman manis dengan berlebihan dapat meningkatkan risiko demensia. Bahkan, risiko tersebut juga muncul pada orang yang tidak memiliki riwayat diabetes.

Studi yang dipublikasikan The Journals of Gerontology Series A pada 2010 menunjukkan bahwa hewan yang mengonsumsi tinggi fruktosa dapat menyebabkan resistensi insulin di otak, serta penurunan fungsi otak, ingatan, pembelajaran, dan pembentukan neuron otak.

Sementara itu, studi lain menemukan bahwa tikus yang diberi tinggi fruktosa mengalami peningkatan berat badan, kontrol gula darah yang lebih buruk, dan risiko gangguan metabolik serta gangguan ingatan .

Meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia, hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa konsumsi fruktosa yang tinggi dari minuman manis dapat memiliki efek negatif pada otak, bahkan melampaui efek gula.

BACA JUGA  Mengapa Orang Bisa Kurus Saat Mengidap Diabetes?

2. Karbohidrat Olahan
Karbohidrat olahan meliputi gula dan biji-bijian yang telah diproses, seperti tepung terigu putih. Jenis karbohidrat ini umumnya memiliki indeks glikemik (IG) yang tinggi dan dapat dicerna oleh tubuh dengan cepat. Akibatnya, terdapat risiko terjadinya lonjakan kadar gula darah dan insulin.

Selain itu, ketika dikonsumsi dalam jumlah yang lebih besar, makanan-makanan ini mengandung beban glikemik (BG) yang tinggi. BG merujuk pada sejauh mana makanan dapat meningkatkan kadar gula darah berdasarkan ukuran porsi.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI