HomeKepriPKS Tidak Takut Walau Pemilu 2024 Dilakukan Secara Proposional Terbuka Maupun Tertutup

PKS Tidak Takut Walau Pemilu 2024 Dilakukan Secara Proposional Terbuka Maupun Tertutup

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Menghadapi sistem pemilu yang dibuat pemerintah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Kepri Siap menyatakan dengan sistem apapun dibuat pemerintah, pihaknya siap bertarung.

“Kami dari PKS dengan sistem apapun yang dibuat pemerintah kami siap menghadpainya di tahun 2024 mendatang,” kata Ketua DPW PKS Provinsi Kepri, Baktiar, pada Senin (20/2/2023).

Ia menyebut mengenai isu bahwa MK akan memutuskan sistem proporsional tertutup yang mesti dianut dalam Pemilu 2024, ia menyebut Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak terpengaruh terhadap isu tersebut.

BACA JUGA: Pemko Batam Buka Lelang untuk Pengadaan Sembako Murah, Siapkan Dana Rp 5,3 Miliar

“Kita partai PKS, siap bertarung dalam kontestasi politik tahun 2024, apapun system yang akan dianut atau dibuat pemerintah,”kata Bahtiar.

Dia mengatakan partai PKS, tidak terpengaruh terhadap sistem yang akan dilaksanakam.”Mau tertutup mau terbuka, kita tetap siap, dan kita juga sudah memiliki kader yang siap bertarung dalam kontestasi pemilu 2024,”katanya.

Sementara itu Ketua DPW PSI Kepri, Anto Duha menyebut isu mengenai sistem proporsional tertutup yang akan dilaksanakan sangat menciderai sistem demokrasi yang sudah berjalan selama ini.”Hal tersebut sangat tidak tepat lagi dilaksanakan, karena akan membuat kemunduran dalam sistem demokrasi yang sudah berjalan,”katanya.

BACA JUGA: Ribuan Suporter Sepakbola Padati Lapangan Mepar Lingga Pendapatan Sektor UMKM Meningkat Selama Pertandingan

Sedangkan Soerya Respationo, Ketua DPP Partai PDI-P, mengatakan pada dasarkan sistem pemilu proporsional tertutup adalah aturan perundang – undangan.

“Yang dimaksud dengan proporsional tertutup itu, adalah bahwa penentuan pemenang pemilu dikembalikan kepada partai, bukan kepada calon. Jadi ini memang aturan udang-undang,”kata Soerya dalam diskusi di Hotel Santika, Batam, Senin (20/2/2023).

BACA JUGA  Mudahkan Perizinan Kini Mal Pelayanan Publik Batam Terbaik se Indonesia, Sisihkan 456 Kabupaten dan Kota

Dia juga menjelaskan yang ikut dalam kontestasi politik bukan calon, melainkan partai politik.”Kalau saya pribadi sah-sah saja. Tetapi hal tersebut kembali terhadap kebijakan pemerintah,”kata Soerya.

Seperti dineritakan sebelumnya Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menekankan, rakyat perlu mendapat penjelasan soal perbedaan sistem pemilu terbuka dan tertutup. Sebab rakyatlah yang paling berdaulat dalam pemilu.

BACA JUGA: Rumah Sakit BP Batam Tunggu Proposal dari Pengusaha Malaysia untuk Kerjasama Bidang Estetiks

“Mereka harus tahu bahwa kalau yang digunakan adalah sistem proporsional tertutup, mereka harus memilih parpol yang diinginkan. Selanjutnya partai politiklah yang hakikatnya menentukan kemudian siapa orang yang akan jadi wakil mereka,” tulis SBY.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI