HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Banggar kembali menyampaikan laporan hasil pembahasan Perubahan KUA/PPAS APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026. Laporan kali ini disampaikan juru bicara Banggar, Dr Muhammad Mustofa SH MH.
Mustofa menyampaikan bahwa pembahasan dilakukan secara dinamis dan mendalam bersama TAPD dan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Dalam Perubahan APBD 2026, pertumbuhan ekonomi Batam diasumsikan berada pada kisaran 6,4 hingga 7,4 persen, sementara pertumbuhan ekonomi nasional diproyeksikan sebesar 5,4 persen. Sedangkan Inflasi diperkirakan tetap berada pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen.
BACA JUGA:Â DPRD Kota Batam Teken KUA/PPAS APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2027 Ada Peningkatan Jadi Rp 4,743 Triliun
Dari sisi pendapatan, rancangan Perubahan KUA/PPAS 2026 semula sebesar Rp4,255 triliun setelah pembahasan Banggar meningkat menjadi Rp4,304 triliun, atau naik Rp49,45 miliar.
PAD meningkat dari Rp2,706 triliun menjadi Rp2,765 triliun, atau bertambah sekitar Rp59,13 miliar. Kenaikan tersebut antara lain berasal dari tambahan pajak daerah sebesar Rp27 miliar dan retribusi daerah sekitar Rp30,46 miliar. Sementara pendapatan transfer mengalami penyesuaian turun sekitar Rp9,68 miliar, dari Rp1,548 triliun menjadi Rp1,538 triliun.



