HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Berdasarkan data kementerian ketenagakerjaan (kemnaker), pada periode Januari-Juni 2024 terdapat 32.064 orang tenaga kerja yang terkena PHK. Angka tersebut naik 21,4% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 26.400 orang.
Diketahui gelombang PHK berasal salah satunya dari perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup) di Indonesia. Fenomena pemberhentian massal pekerja sebagai bagian dari kondisi suram atau tech winter itu telah berlangsung sejak pandemi Covid-19, akibat kondisi ekonomi yang terus memburuk.
BACA JUGA:Kominfo Selamatkan Rp34,49 Triliun Hasil Blokir 2,7 Juta Konten Judi Online
Bukan hanya dari sektor teknologi saja yang menyumbang pengangguran di Indonesia. Dari sektor industry tekstil juga ikut andil dalam hal ini.



