Pemerintah menilai efisiensi perlu dilakukan agar pelayanan dasar dan operasional pendidikan tetap berjalan lancar tanpa terhambat keterbatasan dana.
Dia meminta orang tua wali murid serta seluruh masyarakat memaklumi kebijakan ini.
Pemprov Kepri akan terus memantau kondisi keuangan daerah dan akan segera mengumumkan pemulihan program apabila kondisi anggaran membaik.
“Kami mohon doa dan dukungan seluruh warga Kepri. Keputusan ini diambil demi kebaikan bersama dan pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan bertanggung jawab,” katanya.
Hingga saat ini belum ada jadwal pasti kapan program pemberian seragam ini akan aktif kembali.
Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui saluran resmi pemerintah segera setelah peninjauan anggaran rampung dan diputuskan.
Seorang siswi SMAN 20 Batam mengaku cukup kaget dengan keputusan ini.
Dia menyampaikan, dengan adanya seragam sekolah gratis itu sangat membantu pelajar di tingkat SMA sederajat. Apalagi yang baru masuk sekolah.
“Jujur saya sangat berharap mendapatkan seragam tersebut, apalagi saya baru masuk tapi karena seperti itu keputusannya saya saya kesulitan,” katanya. (*/man)



