BACA JUGA: Spanyol Juara Piala Dunia, Hadiah Uang Hampir 1 Triliun dan Trofi Piala Dunia Menanti
Amsakar juga menegaskan bahwa Batam telah memiliki infrastruktur pendukung yang memadai untuk mengakomodasi investasi berskala besar. Ketersediaan pasokan air bersih dan energi listrik, kata dia, terus diperkuat guna memenuhi kebutuhan kawasan industri maupun dunia usaha yang terus berkembang.
Selain didukung infrastruktur, kondisi sosial dan politik yang stabil turut memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Batam. Karena itu, Pemerintah Kota Batam berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi investor, termasuk dari Tiongkok, yang ingin mengembangkan usahanya di kota tersebut.
“Selama investasi tersebut memberikan dampak positif, dijalankan secara beretika, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batam, kami akan menyambutnya dengan baik dan memberikan dukungan penuh,” kata Amsakar.
Pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan ekonomi antara Batam dan Tiongkok, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu tujuan utama investasi asing di Indonesia. (*/man)



