HomeEDUKASIErry Syahrial Minta Orangtua Awasi Anak Terutama Usia Remaja, Jangan Sampai Terulang...

Erry Syahrial Minta Orangtua Awasi Anak Terutama Usia Remaja, Jangan Sampai Terulang Kasus Perundungan

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Kasus pencabulan dan pelecehan terhadap anak di bawah umur semakin berkembang dan kini menjadi perhatian serius berbagai pihak. baik apparat penegak hukum maupun pemerhati anak memberikan perhatian khusus.

Misalnya pemerhati anak sekaligus praktisi hukum, Erry Syahrial, mengatakan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak, terutama yang telah memasuki usia remaja.

Perhatian tersebut mencuat menyusul terungkapnya kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang ditangani Polsek Sagulung.

BACA JUGA: Derickson Lie Pelajar Batam Raih Medali Perak Biologi Internasional di Vilnius Lithuania

Kasus itu dinilai menjadi alarm keras bagi orangtua untuk menjaga dan mengawasai anak-anak, khususnya saat menginjak remaja, karena sangat rentan menjadi korban kejahatan seksual dengan berbagai modus.

Erry Syahrial, mengatakan pelaku kejahatan seksual saat ini tidak lagi menggunakan kekerasan sebagai cara utama, tetapi lebih banyak memanfaatkan pendekatan secara emosional melalui bujuk rayu hingga menjalin hubungan atau pacaran.

“Anak usia remaja merupakan kelompok yang sangat rentan menjadi korban karena mereka mulai mengenal pergaulan dan hubungan dengan lawan jenis,” kata Erry, Selasa (21/7/2026).

BACAJUGA: Kepala BP Batam: Nongsa Changi Cable Perkuat Batam sebagai Gerbang Ekonomi Digital Indonesia

Erry mengatakan pelaku biasanya melakukan pendekatan secara halus, membangun kepercayaan, lalu memanfaatkan kelengahan korban.

Erry mengatakan, orang tua tidak cukup hanya melarang anak bergaul, tetapi juga harus membangun komunikasi yang baik sehingga anak merasa nyaman untuk bercerita mengenai aktivitas dan lingkungan pertemanannya.

“Orang tua harus menjadi teman bagi anak. Berikan pemahaman tentang batasan dalam pergaulan yang sehat, dengan siapa mereka berteman, pergi ke mana, dan jangan segan melakukan pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam maupun media sosial,” ujarnya.

BACA JUGA  Pelni Resmi Naikkan Tarif Baru Kapal Penumpang dan Perintis Pelayanan di Kapal Terus Ditingkatkan

Erry menilai perkembangan teknologi digital membuat pelaku semakin mudah mendekati calon korban. Melalui media sosial maupun aplikasi percakapan, hubungan antara pelaku dan korban bisa terjalin tanpa sepengetahuan orang tua.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI