“Sistem juga terus kami perbarui. Dua tahun terakhir ini, jumlah peserta didik sudah mulai disesuaikan dengan kapasitas sekolah,” kata Andi.
BACA JUGA: Dinas Pendidikan Kota Batam Rapat Bersama Kepsek Bahas Penerimaan Murid Baru
Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Batam itu menambahkan, pemerintah daerah secara konsisten membangun infrastruktur pendidikan guna mengurangi kepadatan siswa di sekolah-sekolah tertentu.
Dengan langkah ini, diharapkan tidak lagi terjadi penumpukan siswa di satu sekolah pada masa mendatang.
Selain itu, jumlah siswa dalam satu kelas kini juga telah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, sehingga kualitas pembelajaran dapat lebih terjaga.
“Ke depan, semuanya harus sesuai aturan. Tidak bisa lagi memaksakan,” katanya.
Andi mengatakan pembenahan sistem pendidikan ini menjadi tantangan bersama, baik di tingkat daerah maupun pusat.
Pemerintah pusat diharapkan memberikan dukungan, termasuk dalam bentuk bantuan pengembangan sarana dan peningkatan kualitas tenaga pendidik.
“Sejak 2020 hingga sekarang, kita terus berbenah. Memang sempat menghadapi berbagai tantangan, terutama pada 2021. Namun setiap tahun selalu ada perbaikan, terutama dalam pengembangan sarana dan prasarana pendidikan,” paparnya. (*/man)



