HomeNEWSPengusaha Beri Warning Pemerintah, Sebut Loker RI Sudah Lampu Kuning

Pengusaha Beri Warning Pemerintah, Sebut Loker RI Sudah Lampu Kuning

spot_img

Salah satu program yang disorot ialah skema magang bagi para lulusan baru atau fresh graduate selama enam bulan yang telah dilaksanakan. Susi mengatakan, nantinya program tersebut akan kembali dilanjutkan pada tahun ini.

“Makanya kalau lihat kemarin sampai untuk yang Fresh Graduate kan kita bikin kan program magang 6 bulan dan akan kita lanjut lagi di tahun ini Itu kan sesuatu yang luar biasa sebenarnya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pengusaha mengungkapkan kondisi tenaga kerja di Indonesia saat ini membutuhkan perhatian serius karena masih banyak tenaga kerja yang tidak terserap dalam lapangan kerja yang tersedia. Kondisi ini bisa dibilang sudah masuk tahap “lampu kuning”.

“Saat ini kondisi ketenagakerjaan kita, kalau boleh saya sampaikan, dalam kondisi lampu kuning. Kenapa lampu kuning? karena setiap tahun itu ada 3,5 juta pencari kerja baru yang masuk ke dunia kerja, namun tidak terserap semuanya,” kata Bob Azam dalam paparannya pada rapat Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, setiap satu persen kenaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia, lapangan kerja yang tersedia hanya mampu menyerap 200.000 hingga 400.000 tenaga kerja. Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih berada sekitar 5%, maka tenaga kerja yang terserap atau yang sudah mendapat pekerjaan hanya mencapai 2 juta orang, sisanya yakni 1,5 juta tidak mendapatkan pekerjaan atau belum terserap. (*)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI