HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Pemerintah merespons peringatan dari para pengusaha terkait kondisi ketenagakerjaan Indonesia yang disebut sudah masuk fase “lampu kuning.”
Sebelumnya, Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam mengungkapkan kondisi ketenagakerjaan Indonesia saat ini sudah “lampu kuning”, di mana masih banyak calon pekerja yang tidak terserap dari lapangan kerja yang ada.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengungkapkan bahwa tantangan di sektor tenaga kerja memang tidak mudah. Kendati demikian, pemerintah telah menyiapkan berbagai program dan kebijakan untuk memperluas lapangan pekerjaan.
“Pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan banyak hal untuk lapangan pekerjaan. Memang tidak mudah ya, trennya kan ada disrupsi lapangan pekerjaan dan sebagainya,” ujar Susi saat ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, pemerintah saat ini telah menyiapkan berbagai skema insentif khusus. Utamanya, untuk sektor-sektor padat karya yang dinilai mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Tak hanya itu, Susi menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah juga diarahkan untuk mendorong industri yang dapat memanfaatkan potensi kelas menengah sebagai penggerak ekonomi.
“Kita sudah memberikan berbagai skema insentif khusus untuk industri-industri yang padat karya, industri-industri yang bisa mengenerate dari potensi dari kelas menengah tadi dan sebagainya Jadi sebenarnya itu sudah dalam pipeline apa yang disiapkan pemerintah,” ujarnya.



