“Diskon listrik penganggaran lebih lambat kalau Juni-Juli, tidak bisa dijalankan sehingga diganti bantuan subsidi upah,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyiapkan enam kebijakan stimulus ekonomi. Paket kebijakan itu diharapkan bisa mendongkrak perekonomian Indonesia.
Rapat di istana hari ini membahas kembali paket kebijakan tersebut. Hasilnya paket kebijakan dirampingkan menjadi lima program dengan total anggaran Rp24,44 triliun. (*)



