HomeLIFESTYLEHealthIni Batas Konsumsi Gula Harian Yang Disarankan Kemenkes

Ini Batas Konsumsi Gula Harian Yang Disarankan Kemenkes

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menimbulkan berbagai efek samping. Sebab, pada dasarnya gula bukanlah makanan yang mengenyangkan, sehingga Anda bisa dengan mudah mengonsumsinya, bahkan dalam jumlah banyak sekaligus.

“Hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan, penumpukan lemak visceral, dan peningkatan risiko penyakit jantung, yang merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia,” kata pakar kesehatan Wan Na Chun mengutip Eat This Not That.

Apa yang bakal terjadi di tubuh kalau kebanyakan gula?

Karbohidrat, termasuk gula, dengan cepat dicerna dan dilepaskan ke aliran darah. Gula adalah salah satu molekul karbohidrat terkecil, sehingga tidak butuh waktu lama sebelum memasuki aliran darah dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah.

Peningkatan konsumsi gula dalam makanan dapat menyebabkan peningkatan gula darah seiring berjalannya waktu yang dapat membuat seseorang berisiko terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan risiko stroke.

2. Tekanan darah tinggi
Konsumsi gula dalam makanan yang berlebihan juga dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah. Hal ini bisa jadi karena kualitas pola makan, jika Anda banyak mengonsumsi gula maka Anda mungkin tidak banyak mengonsumsi makanan sehat lainnya.

Bisa juga dari efek langsung kenaikan gula darah yang mempengaruhi tekanan darah. Ketika gula darah naik, tekanan darah pun meningkat.

3. Masalah kesehatan mental
“Terlalu banyak asupan gula dikaitkan dengan efek negatif pada suasana hati dan kesehatan mental, kata ahli nutrisi Katie Drakeford.

Selain gejala fisik yang mungkin dialami seseorang seperti fluktuasi gula darah dan peningkatan kadar kortisol yang menyebabkan “kerusakan” energi, konsumsi gula berlebih juga ada kaitannya dengan perasaan mudah tersinggung, lelah, sedih, hingga gejala depresi.

BACA JUGA  Dikenali Gejala Subvarian Baru BA.2.75 Sakit Tenggorokan dan Demam

Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) menyatakan bahwa minuman yang dimaniskan dengan gula, seperti soda khususnya, mungkin dikaitkan dengan tantangan kesehatan mental.

4. Kenaikan berat badan
Asupan gula yang berlebihan, terutama yang berasal dari minuman berpemanis, telah dikaitkan dengan berat badan yang lebih tinggi dan kemungkinan obesitas yang lebih besar.

Minuman manis seperti soda merupakan jenis minuman dengan “kalori kosong” dan mudah dikonsumsi secara berlebihan tanpa membuat kita kenyang.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI