HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Seorang bocah bernama Muhamad Alif (4) tewas ditangan kekasih ibunya secara mengenaskan. Randi kekasih sang ibu tega menghabisi nyawa bocah tersebut saat ibunya bernama Amelia pergi bekerja ke salah satu Perusahaan di kawasan tunas.
Informasi yang didapat penganiayaan hingga tewas berawal dari sang anak yang dititipkan oleh ibunya ketika pergi bekerja. Selama tiga hari korban dititipkan kepada Randi karena saat itu korban sedang sakit campak dan demam tinggi.
BACA JUGA:Â Truk Bermuatan Anak Ayam Terjun ke Laut Sopir Tak Bisa Kendalikan Mobil di Pelabuhan Uban Bintan
Hari pertama korban sudah mendapatkan penganiayaan oleh calon ayah tirinya itu. Begitu juga di hari kedua hingga korban meninggal dunia di hari ketiga ketika ibunya baru pergi kerja disalah satu perusahaan.
Hari kedua ibu korban mulai curiga karena ada bengkak di bagian kepala korban. Namun saat itu, pelaku mengatakan kalau korban tadi siang sempat berkelahi dengan temannya dan melemparnya dengan menggunakan batu.
BACA JUGA:Â Bea Cukai dan Aparat Penegak Hukum Amankan Barang Bawaan di Pelabuhan Punggur Batam
Awalnya ibu korban percaya, sebab selama ini dia juga menyadari kalau anaknya itu aktif. Di hari ketiga ia mengaku kaget, sebab baru setengah jam dia pergi bekerja, kekasihnya memberitahu kalau sang anak tidak sadarkan diri.
Ibu korban kemudian meminta izin untuk pulang melihat kondisi anaknya. Namun sang anak sudah dibawa ke puskesmas dan sudah meninggal dunia pada Kamis (3/11/2022) pagi.
BACA JUGA:Â Selama Pandemi Kunjungan Wisman ke Kepri Tertinggi pada September Didominasi Warga Singapura
Randi pelaku pembunuhan kepada penyidik mengatakan kalau dirinya kesal ketika menjaga korban. Pelaku menyebut korban memang nakal dan buat dirinya jengkel.
Beberapa menit sebelum kejadian, pelaku yang sedang bermain game online tetiba dipukul kepalanya oleh korban yang masih kecil tersebut.



