Pelaku kaget kemudian emosi, untuk melampiaskan emosinya, ia membanting korban ke atas kasur tipis. Kepalanya membentur kasur. Walaupun membentur kasur, karena kasurnya tipis, kepala korban menjadi memar dan korban sempat tak bersura.
Mengetahui korban masih hidup, pelaku yang masih emosi kemudian membekap korban dengan menggunakan selimut hingga tidak bergerak lagi.
BACA JUGA:Â Selama Pandemi Kunjungan Wisman ke Kepri Tertinggi pada September Didominasi Warga Singapura
Setelah korban tewas barulah pelaku panik kemudian menghubungi kekasihnya dan menyebutkan kalau anaknya meninggal dunia.
Kematian Muhamad Alif membuat ibunya frustasi. Atas desakan orangtuanya, akhirnya ibu korban membuat laporan ke Polsek Sei Beduk Kota Batam.
Dari laporan itu, Polisi kemudian meminta keterangan ibu korban dan kekasihnya bernama Randi.
Awalnya Randi mengakatan kalau korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya. Bahkan berkali-kali ia mengatakan kalau dia sempat mengompres sang anak sebelum meninggal dengan menggunakan air panas.
Di sini polisi tidak kehilangan akal. Polisi memeriksa handpone milik Randi. Membuka semua chat di Ponsel milik Randi. Namun semua Chat di ponselnya semua sudah dihapus.
Hal ini membuat kecurigaan penyidik hingga penyidik membuka stori google di ponsel pelaku. Dihistori google terbaca kalau pelaku baru saja mencari tahu apa itu Visum, apa itu otopsi dan beberapa terkait kematian anak.
Pelaku tak bisa mengelak lagi, iapun akhirnya mengaku kalau dirinya yang sudah melakukan pembunuhan terhadap Alif. Menurutnya ia emosi lantaran dipukul saat main game online ketika menjaganya.
Sementara itu, Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian penganiayaan hingga tewas.
“Kita sudah melakukan olah TKP di lokasi. Memang kejadiannya ada kemarin,” sebut Betty saat dikonfirmasi.
Menurut Betty, setelah semua penyidikan selesai pihaknya akan melakukan gelar perkara terlebih dahulu. “Kita lakukan gelar perkara dulu. Nanti perkembangan lebih lanjut akan kita sampaikan,” tegas Betty, Jumat (4/11/2022).
Akibat kejadian tersebut, polisi saat ini sudah memberikan garis polisi di lokasi pembunuhan untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan. (*/man)



