BACA JUGA: Prosedur Urus Kendaraan FTZ ke Luar Batam, Tiga Instansi Harus Ditemui
“Realisasi di Kepri kita sudah over 11 persen. Kalau terus di pertahankan kuota bio solar hanya akan bertahan sampai 24 November 2022,” katanya.
Saat ini pihaknya masih mengatur ulang pendistibusan BBM jenis solar tersebut sembari mendata masyarakat yang berhak kendapatkan solar.
“Kita tutup dulu celah ini. Agar solar itu tepat sasaran. Selama ini kan BBM jenis solar banyak digunakan oleh masyarakat mampu,” katanya.
BACA JUGA: Pertamina Jamin Pasokan BBM Aman Sudah 1.409 Kendaraan Daftar ke MyPertamina di Kepri
Apalagi, kata dia banyak oknum yang memanfaatkan kuota BBM bersubsidi untuk kepentiangan pribadi. Seperti menimbun dan melakukan pengisian lebih dari satu kali.
“Kita minta aturan itu diubah. Paling tidak ketentuan penerima itu lebih jelas,” ujarnya.
Soal penambahan kuota masih wewenang pemerintah sementara pertamina tidak punya kewenangan untuk menambah kuota itu. (*/man)



