HomeBatamWarga Kaget BNN Gerebek Rumah Elit di Batam, Tiga Pembuat Sabu...

Warga Kaget BNN Gerebek Rumah Elit di Batam, Tiga Pembuat Sabu Baru Empat Hari Tinggal

spot_img

 

BACA JUGA: Atome dan Jaringan Perhotelan Ascott Kerja Sama Pembayaran Nontunai dan Paylater
Warga sekitar, penghuni kawasan mengaku nyaman dan aman tinggal di lokasi itu. Warga yang tinggal di lokasi itu rata rata pemilik usaha, sehingga tak menghiraukan tetangga satu sama lainnya layaknya masyarakat metropolitan.

Namun adanya insiden penggrebekan rumah yang baru empat hari di huni tiga pelaku oleh BNNP Kepri turut menyita perhatian warga sekitar. Termasuk tetangga rumah yang digrebek tim BNNP Kepri.

“Tentu kaget lah kami pak. Baru kali ini ada kejadian di sini, biasanya sepi adem adem saja wilayah kami ini,” ujar Sibuea turut menyaksikan rumah tetangganya disegel aparat.

Rumah Sibuea berdempetan dengan rumah yang disegel aparat, ia mengaku kaget dan heran atas kejadian itu.

“Itu baru empat hari mulai tinggal di situ. Saya pun tak pernah lihat orangnya, jangankan orangnya, wajahnya pun tak pernah lihat,” kata Sibuea.

Tak taunya, justru ia heran tiba-tiba sudah didatangi tim BNN secara ramai-ramai.
Sebelum adanya penggrebekan itu, Sibuea sudah merasakan ada hal yang mencurigakan dilakukan oleh tiga pria itu.

“Saya mencurigai rumah itu, setiap malam hari pintu rumah terbuka. Nanti sudah malam – malam mereka baru keluar,” ujarnya.

Sibuea mengaku merasa curiga, lantas ia pun terdorong untuk melihat aktivitas tiga pelaku itu dari teras rumahnya. Namun saat itu sang istrinya justru melarangnya.

 

BACA JUGA:Empat Kali DPRD Batam Paripurna Tak Pernah Kuorum, Penyertaan Modal ke BUMD Batal
“Istri saya kemarin itu bilang, pah udah. Jangan begitu, nanti jadi ribut. Saya pun masuk rumah, daripada nanti terjadi keributan,” ungkap Sibuea bercerita.

BACA JUGA  Jumlah Warga Bergeser ke Hunian Sementara Terus Bertambah, BP Batam Berikan Santunan Biaya Hidup

Rasa kecurigaan tak berhenti disitu, anjing peliharaan milik Sibue juga selalu menggonggong meraung ke arah rumah tiga pelaku yang memproduksi sabu-sabu.

Namun rasa curiga Sibuea pun terpaksa harus ia urung dan pendam. Tak lama, memasuki hari kelima ditinggali ketiga pelaku, BNN sudah melakukan penggrebekan dan penyegelan terhadap rumah tersebut. “Kami warga sekitar pun kaget saat penggrebekan itu,” katanya. (*/man)

 

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI