Selain itu penurunan harga saat ini terjadi karena pasokan digudang juga sudah over supply. Menurut Eko sudah ada pabrikan sepeda yang mengurangi line produksi bahkan memberhentikan produksi.
“Impor sebelumnya juga masuk banyak. Sedangkan barang yang keluar sedikit sekali saat ini. ini mereka berharap Juni ini stok dari pertengahan tahun lalu sampai tahun ini berkurang. Tapi terlihat tingkat serapan masih belum optimal,” jelasnya.
BACA JUGA :Â Mencekam, 5 Negara Eropa Mulai Teriak Krisis Akibat Perang Rusia-Ukrania
Namun pasar yang berpotensi masih tumbuh pada tahun ini kemungkinan seharga Rp 4 juta ke bawah untuk sepeda lipat. Tidak seperti tahun lalu dimana banyak orang berduit banyak membeli sepeda sampai puluhan juta.
Tren gowes mulai memudar tak seperti Juli tahun lalu. Di mana pada saat itu banyak orang berlomba-lomba untuk miliki sepeda guna mengisi hari di rumah karena adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). (Red)



