HomeEkobisnisHarga Cabai Rp 80 Ribu perkilogram, Telur Juga erangkat Naik di...

Harga Cabai Rp 80 Ribu perkilogram, Telur Juga erangkat Naik di Tanjungpinang, Perlu Pemerintah Stabilkan Harga

spot_img

“Kita ngga berani mau ambil banyak, sekarang aja pembeli sepi, makanya kita ambil sedikit aja sekarang, takut tidak laku,” katanya.(Sejumlah komoditas pangan saat ini merangkak naik, tidak hanya cabai saja, harga telur ayam ras pun ikut naik.

Harga telur ayam ras di Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan hingga Rp 7.000 per papannya.

Kenaikan ini diketahui karena terjadinya lonjakan pada harga pakan ternak. Selain itu ditengah kenaikan harga telur ayam ras ini, permintaan masyarakat pun meningkat.

Salah satu pedagang telur ayam ras, Lela di Tanjungpinang mengatakan sudah terjadi kenaikan harga telur ayam ras pada akhir Mei 2022 lalu.

Ia sendiri menjual beberapa jenis telur ayam ras berdasarkan kualitasnya.

“Kita ada 3 jenis telur ayam ini, ada yang nomor 1,2,dan 3, harganya pun berbeda masing – masing telur, kebetulan saya ambil telur ayam dari Bintan,” ucap Lela.

Lela menjelaskan untuk harga telur ayam ras nomor 3 sebelumnya di jual dari harga Rp 46 -47 ribu sekarang ini dibanderol Rp 50 ribu per papan.

Sementara itu harga telur ayam ukuran nomor 2 sekarang naik diharga Rp 52 ribu per papan, harga itu naik sebesar Rp 7.000 dari sebelumnya dijual Rp 43 ribu untuk satu papan. Kemudian telur ayam ras yang ukuran nomor 1 dijual Rp 58.500 per papan.

 

BACA: Keuangan Pemko Dapat Nilai WTP, Pusat Berikan Insentif Daerah Rp 25,7 Miliar

Saat ini katanya telur ayam ras yang dipasok dari Kabupaten Bintan itu mangalami kenaikan akibat lonjakan harga pakan ternak yang sudah terjadi sejak beberapa waktu belakang.

“Dari pemasok kabarnya naik harga telur saat ini karena harga pakan juga naik,” ungkapnya.

BACA JUGA  Empat Belas Tahun Pelabuhan Kargo Malarko Dibangun di Karimun Kini Mangkrak Miliaran Rupiah Sudah Habis

Naiknya telur ayam ras ini juga dikeluhkan oleh penjual makanan, di mana salah satu pedagang makanan pinggir jalan kebingungan menjual telur ayam yang sudah di masak. Sehingga mereka harus membeli telur ayam tidak perbutir melainkan per papan.

“Lebih untung belinya per papan dibanding harus beli satuan, satu butir saja bisa Rp 2.000, kalau beli satu papan cuma Rp 18 ribu dapat 10 butir,” kata Ali.

Saat ini tidak hanya telur ayam ras saja yang mahal, bahan komoditas pangan lainnya pun juga ikut naik. (*/man)

 

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI