BACA:Anggota DPRD Kepri Sesalkan Ada Ruang Kelas SMAN Tidak Layak, Pemprov Akan Lanjutkan Pembangunan
Pada program pendampingan ini Sharp Indonesia menyediakan kebutuhan permodalan, pelatihan penggunaan alat pertanian terkini, penyediaan bibit unggul hingga pupuk yang ramah terhadap lingkungan. Hasilnya kualitas beras petani setara dengan beras organik atau beras sehat, sehingga meningkatkan harga jual hasil panen.
“Keberhasilan program di tahap pertama, mampu menarik perhatian para petani sekitar untuk ikut bergabung dan mengikuti pendampingan di tahap dua ini,” kata Andry.
BACA:Â Harga Ayam Potong dan Sembako Masih Tinggi Pasca Lebaran, Ini Penyebabnya
Fase lanjutan Sharp melakukan pendampingan generasi muda untuk membangun usaha swadaya masyarakat sebagai wadah jual beli beras hasil Sharp Mapan secara mandiri. Generasi millenials dan Gen-Z yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap sosial media, diberdayakan dan dilatih untuk mempromosikan penjualan beras secara daring dan diberikan pembekalan administrasi UMKM.
“Program Sharp Mapan mencoba memperkenalkan ke generasi muda mengenai dunia pertanian, agar mereka tertarik dan dapat jadi petani penerus di masa depan. Sementara dari perspektif ekonomi seluruh penjualan beras dari program ini, akan kembali digunakan untuk mendanai program dengan melibatkan masyarakat yang lebih luas,” ujar Andry. (man)



