HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan implementasi kelas rawat inap standar (KRIS) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan berdampak kepada berkurangnya tempat tidur di rumah sakit (RS). Hal itu diungkapkan Dante dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Menurut Dante, total tempat tidur di RS di seluruh Indonesia mencapai 253.120. “(Kalau) keputusan ini diterapkan, maka potensi kehilangan tempat tidurnya adalah menjadi 23.220,” ujarnya.
Namun demikian, Dante memastikan hal itu tidak akan berpengaruh kepada masyarakat. Sebab, masing-masing RS memiliki bed occupation ration (BOR) yang sama.
“Secara keseluruhan bed occupation ratio yang ada di rumah sakit-rumah sakit yang kami memiliki itu kira-kira 50-60%,” kata Dante.



