HomeBatamBina Marga Benahi Titik Banjir Hasil Pemetaaan Ada 105 Kawasan Masuk Pemetaan...

Bina Marga Benahi Titik Banjir Hasil Pemetaaan Ada 105 Kawasan Masuk Pemetaan Genangan

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) terus melakukan penanganan kawasan yang masuk dalam pemetaan genangan banjir. Selama ini ada sejumlah titik yang menjadi langganan banjir dan perlu penanganan segera.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Metra Dinata mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki, luasan genangan banjir di Batam mencapai sekitar 99 hektare yang tersebar di 105 titik.

“Tahun ini yang kita tangani itu salah satu langkah menangani luasan genangan banjir,” kata Kepala DBMSDA Kota Batam, Kamis (24/9/2026).

BACA JUGA:Nasib Tiga Anggota Polda Kepri Tunggu Hasil Putusan Banding, Terlibat Kasus Penganiayaan Bripda Natanael

Ia menyebut terdapat lima pekerjaan utama yang ditangani tahun ini. Di antaranya perluasan kolam retensi di kawasan Kepri Mall serta pembangunan drainase di sejumlah ruas jalan dan kawasan di Batam.

Salah satu proyek berada di Jalan S Parman menuju Piayu dengan pembangunan drainase berukuran besar.
Pekerjaan tersebut dilakukan melalui kolaborasi tiga instansi, yakni DBMSDA pada bagian hulu, BP Batam di bagian tengah dan Balai Wilayah Sungai (BWS) pada bagian hilir hingga menuju laut.

BACA JUGA: Mobil Ertiga di Bengkong Hanyut Terbawa Arus Air Saat Hujan Deras Melanda Batam

Drainase tersebut memiliki lebar sekitar 16 meter dengan panjang sekitar 800 meter.
Menurutnya, sejumlah proyek yang telah dikerjakan mulai menunjukkan hasil saat Batam diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Ia mencontohkan kawasan Kepri Mall yang sebelumnya kerap mengalami genangan hingga meluber ke jalan.

“Dari lima titik itu efektif semua. Kepri Mall, Piayu, Putra Batam, Sawang Prima Batu Aji, dan Jala Letjen Suprapto arah perumahan Putra Moro Buliang,” katanya.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI