HomeNEWSKejar Target Retribusi Parkir, Dinas Perhubungan Kota Batam Berikan Diskon Sebesar 50...

Kejar Target Retribusi Parkir, Dinas Perhubungan Kota Batam Berikan Diskon Sebesar 50 Persen Tarif Parkir Berlangganan

spot_img

Kepala Dinas Perhubungan Batam Leo Putra sebelumnya mengatakan target pendapatan dari parkir berlangganan tahun ini mencapai Rp 10 miliar.

Target itu jauh lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp 400 juta hingga Rp 500 juta.

Secara keseluruhan, target pendapatan sektor parkir tahun ini mencapai Rp37 miliar.
Sekitar Rp 21 miliar ditargetkan berasal dari parkir tepi jalan berdasarkan perhitungan konsultan, Rp 6 miliar dari parkir mandiri, dan Rp10 miliar dari parkir berlangganan.

Leo mengakui target Rp10 miliar dari parkir berlangganan cukup tinggi.
Namun, ia berharap penurunan tarif dapat meningkatkan animo masyarakat.

“Tentu saja kalau animo masyarakat tinggi, mudah-mudahan yang diharapkan dapat PAD dari stiker tahunan ini dapat tercapai,” kata Leo.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang hadir dalam peluncuran tersebut mengatakan kebijakan diskon tarif diharapkan mendorong semakin banyak masyarakat menggunakan parkir berlangganan.

Menurutnya, sistem tersebut dapat membuat pembayaran retribusi parkir masuk lebih langsung ke kas daerah dibandingkan mekanisme parkir harian yang melibatkan rantai pengelolaan lebih panjang.

BACA JUGA: Uji Kompetensi Wartawan PWI Kepri Tegaskan Integritas, Penggunaan AI Dilarang

“Terkait dengan stiker tahunan ini sebenarnya jauh lebih baik kita lakukan diskon untuk pengurangan pembayaran tarif. Semakin banyak yang seperti ini, justru akan banyak kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah,” kata Amsakar.

Ia menilai pengelolaan parkir harian masih menghadapi persoalan karena pembayaran melewati beberapa tingkatan sebelum masuk ke kas daerah.

“Kalau yang harian ini ada problem serius, permasalahan tata kelola dari tangan ke tangan. Kalau dia sistem berlangganan, dia langsung satu pintu ke kas daerah,” ungkapnya.

Politisi NasDem itu mencontohkan pembayaran parkir harian dapat melewati koordinator, UPT, hingga Dishub sebelum akhirnya masuk ke kas daerah.

BACA JUGA  Ribuan Warga Gakum Lihat Kemampuan Pasukan Elit TNI Pecahkan Tumpukan Batako Dalam Satu Pukulan

“Perjalanannya panjang sekali. Spirit kita parkir berlangganan ini adalah memutuskan rantai birokratis yang sedemikian panjang itu,” tegasnya. (*/man)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI