Perang juga memperburuk situasi, terutama bagi penggemar asal Iran yang ingin menyaksikan tim nasional mereka berlaga di Piala Dunia.
Bagi penggemar sepak bola Iran, traveling ke AS “hampir mustahil” bahkan tanpa adanya masalah visa atau perang. Tidak ada transportasi langsung antar negara, karena Iran tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan AS.
“Selain masalah visa, kita harus mengambil rute dua atau tiga arah dari Teheran untuk sampai ke AS,” kata Ali, seorang penggemar yang tidak mau menyebutkan nama lengkapnya karena alasan keamanan.
“Kembali dari AS ke Iran juga akan jadi tantangan besar tersendiri, kemungkinan ditangkap oleh pemerintah [Iran],” tambahnya. Perang tersebut telah meningkatkan pengawasan terhadap sentimen antinasional di Iran, yang mengakibatkan eksekusi terhadap orang-orang yang ditangkap atas tuduhan menjadi mata-mata untuk Israel atau AS. (*)



