Dinas Kesehatan Kota Batam menyebut hasil peninjauan terhadap klinik tersebut tidak menemukan pelanggaran dari sisi administrasi maupun perizinan.
BACA JUGA:Semarak Iduladha 1447 Hijriah, BP Batam Sembelih 33 Hewan Kurban Tingkatkan Kepedulian Sosial
Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan persoalan dalam video viral itu lebih mengarah pada ranah etik profesi.
Dinkes Batam juga mengaku telah meminta pihak Kimia Farma melakukan pembinaan internal serta pelatihan service excellence terhadap karyawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
BACA JUGA:Â PLN Batam Raih Dua Penghargaan TOP CSR Awards 2026 dan TOP Leader on CSR Commitment 2026
Sebelumnya, video yang memperlihatkan keluhan keluarga pasien terhadap pelayanan di Klinik Kimia Farma Sekupang viral di media sosial.
Dalam video itu, keluarga pasien mengaku kecewa karena merasa pelayanan terhadap seorang anak yang disebut dalam kondisi sakit kurang responsif saat dibawa ke klinik tersebut.(*/man)



