Thursday, May 14, 2026
HomeKepriPariwisata dan Industri, Jadi Magnet Pemerintah Daerah Lain Studi Banding ke Kepri

Pariwisata dan Industri, Jadi Magnet Pemerintah Daerah Lain Studi Banding ke Kepri

HARAPANMEDIA.COM, KEPRI– Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima kunjungan kerja Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (11/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas sinergi antar daerah dalam penguatan stabilitas inflasi, ketahanan pangan, serta studi banding Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi NTT ke Provinsi Kepulauan Riau.

Turut hadir dalam pertemuan itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Rony Widijarto, serta sejumlah kepala OPD dari Pemerintah Provinsi Kepri dan NTT.

BACA JUGA: Perkuat Peserta Potensial Berprestasi MTQH, Pemko Datangkan Pelatih Khusus

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan Kepri dan NTT memiliki banyak kesamaan karakteristik daerah yang dapat menjadi dasar membangun kerja sama konkret di masa mendatang.

“Dengan berbagai kesamaan dan kondisi yang dimiliki oleh Kepulauan Riau dan NTT, kita bisa saling menukarkan kelebihan dan kekurangan untuk membangun kerja sama yang konkret di kemudian hari,” kata Emanuel.

Ia menjelaskan, saat ini NTT memiliki 21 kabupaten dan 1 kota dengan kondisi pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang relatif terjaga.

Inflasi NTT, kata dia, masih berada di bawah tiga persen dan masuk dalam kategori aman berdasarkan indikator Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan.

BACA JUGA: Grand Mercure Rayakan Anniversary Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah Terkumpul Puluhan Kantong

“Pertumbuhan ekonomi NTT tahun 2025 berada di angka 5,14 persen, sementara pada triwulan I tahun 2026 meningkat menjadi 5,32 persen,” ujarnya.

Menurut Emanuel, Kota Kupang dan Kabupaten Manggarai Barat menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi di NTT. Namun, ia menilai masih ada banyak daerah lain yang perlu digenjot agar pertumbuhan ekonomi lebih merata.

BACA JUGA  Ansar Optimistis Kunjungan Wisata Meningkat Festival Kopi Merdeka Dongkrak Ekonomi dan Wisatawan

“Kami ingin banyak pusat pertumbuhan baru tumbuh di setiap kabupaten dan kota sesuai potensi masing-masing daerah. Tidak perlu semua daerah memiliki sektor yang sama,” ungkapnya.

BACA JUGA: Grand Mercure Rayakan Anniversary Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah Terkumpul Puluhan Kantong

Emanuel mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT akan terus mendorong pengembangan potensi unggulan daerah agar mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad memaparkan berbagai potensi strategis yang dimiliki Provinsi Kepulauan Riau, mulai dari sektor kelautan dan perikanan, pariwisata, hingga investasi.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI