HARAPANMEDIA.COM, KEPRI – Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang mencatat lonjakan positif dalam iklim penanaman modal atau investasi di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Sejak tahun 2024 hingga pertengahan 2026 ini, setidaknya 10 investor yang resmi menanamkan modalnya di berbagai sektor usaha. Sebagian besar di antaranya sudah beroperasi secara nyata.
Dari 10 investasi yang masuk, beragam sektor usaha digarap mulai dari kawasan industri, pusat bisnis kelistrikan, pergudangan, perikanan, jasa perakitan, hingga perkantoran dan pertokoan.
Khusus tahun 2026 ini, ada empat investor baru yang masuk dengan total nilai investasi mencapai sekitar Rp20 miliar.
Salah satu kisah sukses yang disorot adalah kebangkitan kembali galangan kapal di kawasan Senggarang. Aset yang dulunya tidak aktif dan terbengkalai kini kembali bernapas setelah diambil alih oleh investor baru.
BACA JUGA:Â Suryani Ajak PKS Berikan Manfaat dan Peduli Terhadap Penguatan Ekonomi Masyarakat
Dengan modal awal sebesar Rp15–18 miliar, galangan kapal tersebut kini sudah beroperasi kembali, menyerap tenaga kerja lokal, dan beberapa kali telah melakukan uji coba persiapan perawatan kapal sejak awal tahun 2026 ini.



