Seluruh tim diminta bekerja secara terukur dan konsisten, sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kegiatan ini harus rutin dan terukur. Jangan hanya seremonial, tapi benar-benar berjalan di lapangan,” katanya.
Selain penanganan kebersihan, BP Batam juga terus mendorong program pemberdayaan masyarakat di kawasan tersebut.
Sejumlah bantuan telah disalurkan, mulai dari alat tangkap nelayan, bibit ikan dan tanaman, hingga pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.
“Program pendukung lainnya juga sedang kita siapkan. Insyaallah segera direalisasikan,” kata Amsakar.
Melalui Gema ASRI, BP Batam berharap tercipta lingkungan yang tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga mampu mendukung pengembangan Rempang Eco City sebagai kawasan strategis transmigrasi modern di Kota Batam.
Dalam kesempatan tersebut Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra juga melakukan penanaman pohon di komplek Rempang Eco-City.
Penanaman pohon tersebut sebagai upaya pelestarian lingkungan pemukiman masyarakat yang ada di Tanjung Banon. (*)



