HomeBatamKomisi III DPRD Kota Batam Soroti Parkir Bahu Jalan Ganggu Keselamatan Pengendara

Komisi III DPRD Kota Batam Soroti Parkir Bahu Jalan Ganggu Keselamatan Pengendara

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM -Parkir karyawan yang menggunakan bahu Jalan Laksamana Bintan Batam Center mendapat sorotan dari KomisiIII DPRD Kota Batam. Parkir bahujalan itudibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama manajemen PT Panasonic Industrial Devices Batam dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, pada Rabu (1/4/2026).

Praktik bahu jalan itu tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan di kawasan industry Batam Center.

Rapat dipimpin anggota Komisi III Suryanto, didampingi Ketua Komisi III Muhammad Rudi, Wakil Ketua Arlon Veristo, serta anggota Siti Nurlaila.

Dalam rapat tersebut, wakil rakyat itu menyoroti kondisi bahu jalan yang dipenuhi kendaraan karyawan hingga mempersempit ruas jalan. Padahal, Jalan Laksamana Bintan merupakan akses utama dengan mobilitas tinggi setiap harinya.

BACA JUGA: Pemerintah Wajibkan PNS WFH Tiap Jumat, Anak Sekolah Tetap Masuk

Komisi III menegaskan, penggunaan bahu jalan sebagai area parkir merupakan pelanggaran ketertiban lalu lintas dan berpotensi memicu kecelakaan.

Wakil Ketua Komisi III Arlon Veristo bahkan secara tegas mempertanyakan legalitas parkir serta dugaan adanya pungutan di lokasi tersebut.

Ia juga menyinggung informasi adanya oknum Unit Pelaksana Teknis (UPT) parkir yang diduga membawa-bawa nama anggota DPRD untuk menguasai titik parkir.

“Kalau benar ada yang mengatasnamakan anggota Komisi III DPRD untuk mengelola parkir, itu tidak bisa ditoleransi. Kami ingin semuanya transparan, termasuk berapa pendapatan yang masuk dari parkir di lokasi tersebut,” kata Arlon.

BACA JUGA: Badan Pemeriksa Keuangan Kepri Apresiasi Amsakar Serahkan Laporan Keuangan Tepat Waktu

Arlon mengungkapkan, pihaknya sebelumnya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan meminta agar aktivitas parkir di bahu jalan dihentikan. Namun, praktik tersebut masih terus berlangsung.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI