Lebih lanjut, Amsakar memaparkan capaian pengelolaan keuangan daerah yang menunjukkan tren positif. Pada perubahan APBD Tahun 2025, pendapatan daerah meningkat dari Rp3,96 triliun menjadi Rp4,29 triliun atau naik sebesar Rp331,24 miliar.
Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi pajak daerah seiring membaiknya kondisi ekonomi Batam. Sementara itu, belanja daerah ditetapkan sebesar Rp4,41 triliun dengan fokus pada layanan dasar, pembangunan infrastruktur, dan pengentasan kemiskinan.
Di sektor kinerja dan pelayanan publik, Pemko Batam mencatat berbagai capaian, antara lain peningkatan skor literasi dan numerasi, perluasan cakupan Universal Health Coverage (UHC), serta sejumlah prestasi daerah seperti opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), predikat kota terinovatif dalam ajang Innovative Government Award, dan pengakuan sebagai Kota Layak Anak.
Walau demikian, Amsakar mengakui masih terdapat berbagai tantangan yang perlu dibenahi, seiring dinamika ekonomi global dan meningkatnya ekspektasi masyarakat. Ia pun berharap DPRD dapat memberikan rekomendasi konstruktif sebagai bahan penyempurnaan kebijakan ke depan.
“Masukan dari DPRD akan menjadi penunjuk arah bagi kami untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Batam, Forkopimda, sektor swasta, akademisi, dan seluruh masyarakat Batam atas sinergi dalam pembangunan daerah. Ia kemudian secara resmi menyerahkan dokumen LKPj Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut.
Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada pimpinan DPRD, disertai dokumen lengkap LKPj. Selanjutnya, Ketua DPRD Muhammad Kamaluddin melanjutkan rapat dengan membacakan nama-nama anggota pansus LKPj yang diusulkan oleh masing-masing fraksi.
Untuk memberikan kesempatan kepada pansus memilih pimpinan, rapat paripurna diskors selama lima menit. Setelah skors dicabut, juru bicara pansus, Muhammad Rudi, menyampaikan hasil musyawarah mufakat yang menetapkan Haji Ahmad Surya sebagai Ketua Pansus dan Haji Djoko Mulyono SH MH sebagai Wakil Ketua Pansus LKPj Wali Kota Batam Tahun 2025.
Ketua DPRD juga membacakan beberapa perubahan jadwal kegiatan DPRD, termasuk agenda kunjungan kerja dan reses. Rapat paripurna kemudian ditutup dengan harapan seluruh tahapan pembahasan LKPj dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi pembangunan Kota Batam. (hm/man)



