“Di bulan suci Ramadan, pahala ibadah dilipatgandakan. Bahkan ibadah sunah diberikan pahala seperti ibadah wajib. Karena itu, mari kita manfaatkan Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan,” ujarnya.
Gubernur Ansar juga mengingatkan agar umat Islam mempersiapkan diri sejak dini, baik secara fisik maupun spiritual, agar Ramadan tidak berlalu begitu saja tanpa makna.
“Siapkan diri kita dari sekarang dengan sebaik-baiknya, agar Ramadan tidak berlalu seperti angin tanpa kesan dan pesan,” katanya.
Usai sambutan Gubernur Ansar, acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdil Muhadir Ritonga. Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdil menekankan kemuliaan Bulan Suci Ramadan sebagai momentum pembinaan diri dan peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.
BACA JUGA: Ditpam BP Batam Bersama TNI dan Polri Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di Kawasan Bandara Hang Nadim
Ia menyampaikan bahwa Ramadan adalah bulan pendidikan rohani yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian sosial.
Karena puasa, tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, perilaku dan hati dari perbuatan yang sia-sia.
“Ramadan adalah bulan ketika Allah memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi hamba-Nya untuk kembali, memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada-Nya. Setiap amal kebaikan sekecil apa pun akan bernilai besar di sisi Allah,” ungkapnya. (*/man)



