Nyanyang mengungkapkan, pada tahun 2025 sekitar 90 persen lulusan SMK di Kota Batam langsung terserap dunia kerja. Hal ini didukung oleh pesatnya pertumbuhan industri di Kepri.
“Kalau tidak siap dan tidak punya keterampilan, tentu sulit diterima. Tapi saya yakin lulusan SMK Negeri 5 Batam mampu bersaing dan mudah mendapatkan pekerjaan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga berjanji akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan pihak sekolah untuk memastikan fasilitas pelatihan dan laboratorium terus ditingkatkan sesuai kebutuhan industri.
Ia turut memotivasi para siswa agar selalu menjaga disiplin, rajin belajar, serta mengembangkan keterampilan. Nyanyang menegaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kepulauan Riau berada di peringkat tiga nasional, yang menunjukkan kualitas generasi muda Kepri sangat baik.
“Anak-anak Kepri itu pintar, cerdas, dan rajin. Tinggal dijaga disiplinnya,” katanya.
Ke depan, Nyanyang berharap SMK-SMK di Kepri juga mulai mengembangkan kurikulum kewirausahaan, agar lulusan tidak hanya siap bekerja di perusahaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.
“Kita tidak hanya ingin menjadi pekerja, tapi juga melahirkan wirausaha dan manajer yang mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat,” pungkasnya.
Hadir mendampingi Wagub, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau wilayah Batam, Kasdianto, Kepala SMK Negeri 5 Kota Batam Henra Debeny dan tamu undangan lainnya. (*/man)



