BACA JUGA:Â Jelang Tenggat, Sejumlah Pengusaha Lakukan Pembongkaran Reklame Secara Mandiri
Selain itu juga, menunjukkan bahwa Kota Batam mampu menarik investasi berskala besar dan berteknologi tinggi.
Untuk itu, tegas Alexander Zulkarnain, BP Batam terus berkomitmen dalam memberikan kemudahan perizinan, kepastian hukum dan dukungan infrastruktur yang dibutuhkan oleh para investor.
“Kami percaya bahwa kemitraan yang terbangun antara sektor publik dan swasta seperti yang terlihat dalam proyek ini, adalah kunci untuk mewujudkan Batam sebagai kawasan investasi yang unggul,” tuturnya.
Sementara itu, Fabrication Project Director PT Mc Dermott Indonesia, Emha Antariksa mengatakan, proyek Tennet 2GW ini merupakan proyek pembangunan transmisi listrik dari Offshore Wind Farm yang akan dialirkan ke Jerman.
“Untuk jenis proyek ini kita menyebutnya HVDC dan ini merupakan yang pertama kali di Kota Batam. Nantinya kebutuhan tenaga kerja akan mencapai 6.000 orang hingga tahun 2029,”ujar Emha. (*/man)



