Jika dihitung kasar berdasarkan penghasilan rata-rata harian dengan asumsi bekerja setiap hari selama 30 hari, maka penghasilan bulanannya mencapai Rp 9.000.000/bulan dengan pengeluaran Rp 3.000.000/bulan.
Pengeluaran itu belum termasuk biaya tempat tinggal dan service kendaraan.
Menurut A, jam kerjanya tidak menentu setiap hari. Ia bebas menentukan kapan mau memulai dan mengakhiri pekerjaan. Namun, biasanya ia selesai bekerja jam 12 malam.
“Kerja seperti ini harus pintar-pintar mengatur waktu. Harus tahu batasan, kapan berhenti. Saya harus mikir untuk jaga kesehatan supaya fit,” kata dia.
Tuntutan Demo Ojol
Ada 5 poin utama tuntutan demo ojol pada hari ini, sebagaimana dijabarkan Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, dalam keterangan resminya:
Presiden RI dan Menteri Perhubungan berikan sanksi tegas kepada perusahaan aplikasi pelanggar regulasi Pemerintah RI / Permenhub PM No.12 tahun 2019, Kepmenhub KP No.1001 tahun 2022.
DPR RI Komisi V agar menggelar RDP gabungan Kemenhub, Asosiasi, Aplikator.
Potongan Aplikasi 10%
Revisi Tarif Penumpang (hapus aceng, slot, hemat, prioritas dll)
Tetapkan Tarif Layanan Makanan dan Kiriman Barang, libatkan Asosiasi, Regulator, Aplikator dan YLKI. (*)



