“… Dan (keempat) adanya usulan penundaan seleksi dari beberapa daerah. Pemerintah mengusulkan untuk dilakukan penyesuaian jadwal pengangkatan CASN sebagai pegawai ASN, dengan perkiraan pengangkatan pada akhir 2025 atau di awal 2026,” jelas sang menteri.
“Meskipun bagaimana, kami pun tetap terus-menerus untuk menyelesaikan, tetap berkomitmen untuk menyelesaikan (dan) memastikan bahwa pelamar (yang) mengikuti dan dinyatakan lulus seleksi tetap diangkat sebagai pegawai ASN … Kami tidak ingin berlarut-larut. Oleh karena itu, memang kami meminta waktu supaya bisa menyelesaikan secara keseluruhan, supaya tidak berlarut-larut untuk di 2026,” jelas Rini.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh lalu menjelaskan penundaan datang dari 15 instansi pemerintah daerah (pemda) yang belum melakukan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS 2024. Zudan menyebut ini terjadi di Papua imbas masalah keamanan usai pemilihan kepala daerah (pilkada).
Namun, Zudan tak bisa menetapkan batas waktu proses SKB di 15 instansi itu. Ia mengatakan BKN akan menyesuaikan permintaan instansi terkait, mengingat ada perbedaan penyelesaian masalah keamanan di masing-masing daerah.
Ia kemudian menegaskan semua proses seleksi CASN 2024 tetap sesuai jadwal. Saat ini tengah berlangsung penetapan nomor induk CPNS, mulai 22 Februari 2025 sampai 23 Maret 2025. (*)



