HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Serindit Philosophy Center, bersama pecinta lingkungan dari Korea Selatan dan warga Setokok menaman Mangrove sekaligus Edukasi Ekosistem.
Kegiatan dilakukan bersama sekelompok relawan penuh semangat dari Korea Selatan baru-baru ini. Penanaman mangrove dilakukan selama tiga hari yang bertujuan untuk memulihkan ekosistem pesisir.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Serendit Philosophy Center, sebuah organisasi penelitian dan pendidikan nirlaba, dengan memfasilitasi puluhan orang relawan dari berbagai latar belakang. Mereka berkontribusi terhadap pelestarian mangrove dan meningkatkan kesadaran serta berperan penting dalam lingkungan.
Acara penanaman mangrove juga fokus pada edukasi kepada peserta mengenai pentingnya ekosistem mangrove. Hari pertama acara dilakukan untuk pendidikan dan orientasi, serta memberikan pemahaman mendalam tentang ekologi mangrove, perannya dalam mencegah erosi pantai, dan manfaatnya penting sebagai pusat keanekaragaman hayati.
BACA JUGA: BP Batam Fasilitasi Pergeseran 6 KK Asal Rempang ke Rumah Baru Tanjung Banon
Acara ini tidak hanya tentang penanaman mangrove tetapi juga berfokus pada edukasi peserta tentang pentingnya penanaman mangrove dan ekosistem mangrove.
Setelah sesi edukasi, kemudian hari kedua dan hari ketiga kembali lagi menanam pohon.
Selama tiga hari itu sebanyak 4.000 bibit mangrove ditanam di lahan seluas 1 hektare tidak jauh dari lokasi Presiden Jokowi menanam pohon mangrove beberapa waktu lalu.
Penanaman dilakukan di berbagai zona mangrove hutan, meliputi wilayah pesisir, tepian sungai, dan di dalam hutan bakau. Berbagai macam teknik penanaman pun digunakan untuk memaksimalkan manfaat ekologis.
Ketua Yayasan Serindit Philosophy Center, Alawy mengatakan metode penanaman utama meliputi:
1. Penanaman Intensif: Mengkonsentrasikan tanaman pada area dimana mangrove dapat beregenerasi dengan cepat.
2. Penanaman Rumpun Jarak Jauh: Bertujuan untuk menciptakan tempat perlindungan ikan yang ekologis, meningkatkan keanekaragaman hayati laut di wilayah.
3. Penanaman Pengayaan: Mengatasi kesenjangan dalam hutan bakau untuk membantu meningkatkan keanekaragaman hayati dan kesehatan hutan secara keseluruhan.
BACA JUGA: Transformasi Posyandu, Kini Punya 5 Tugas Baru Selain Kesehatan
Alawy menyebut penanaman dilakukan di berbagai zona hutan mangrove, termasuk zona pantai, tepi sungai, dan di dalam hutan bakau. Berbagai teknik penanaman digunakan untuk Memaksimalkan manfaat ekologis.


