HomeINTERNASIONALLangkah Presiden Korsel Deklarasikan Darurat Militer Dibatalkan Parlemen Dalam Hitungan Jam

Langkah Presiden Korsel Deklarasikan Darurat Militer Dibatalkan Parlemen Dalam Hitungan Jam

spot_img

HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Dikeluarkanya deklarasi darurat militer nampaknya gagal bahkan menjadi senjata makan tuan bagi Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol.

Upaya sang Presiden untuk mendeklarasikan darurat militer membuat mendidih banyak pihak di negara tersebut. Pasalnya, intervensi militer dalam urusan sipil masih menjadi topik yang sensitif di Negeri Ginseng.
Melansir The Guardian, Rabu (4/12/2024), Korsel terakhir kali mendeklarasikan darurat militer pada tahun 1980. Saat itu ratusan orang dibunuh oleh diktator militer Chun Doo Hwan, yang mengirim pengunjuk rasa ke kamp konsentrasi untuk “pendidikan pemurnian”.

Yoon sendiri acapkali memberikan pujian tentang Chun. Tiga tahun lalu ia sempat mengklaim bahwa banyak orang menganggap jenderal itu telah berhasil dalam politik selain dari kudeta dan penumpasan protes.

Akibatnya, Yoon dipaksa untuk mengeluarkan permintaan maaf dan mengunjungi tugu peringatan di Gwangju untuk pembantaian terbesar di era Chun, tetapi banyak kritikusnya yang skeptis tentang ketulusan pencabutan pernyataannya.

BACA JUGA:Australia Jadi Negara Pertama di Dunia Yang Larang Anak-anak Dibawah Usia 16 Tahun Main Medsos

John Nilsson-Wright, kepala program Jepang dan Korea di Universitas Cambridge, menyebut langkah Yoon dilakukan karena alasan pribadinya, bukan karena ia ingin bernostalgia dengan kepemimpinan otoriter.

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI