Kelompok makanan, minuman dan tembakau pada November 2024 memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,31 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y, yaitu beras sebesar 0,11 persen, daging ayam ras sebesar 0,11 persen, tomat sebesar 0,10 persen, minyak goreng sebesar 0,07 persen, bawang merah sebesar 0,07 persen, bawang putih sebesar 0,03 persen; anggur sebesar 0,03 persen.
Ikan kembung/ikan gembung sebesar 0,02 persen, brokoli sebesar 0,02 persen dan telur ayam ras sebesar 0,02 persen. Selanjutnya komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, yaitu cabai merah 0,49 persen, cabai rawit sebesar 0,15 persen, kangkung sebesar 0,05 persen, bayam sebesar 0,02 persen, daun bawang sebesar 0,02 persen, sawi hijau sebesar 0,02 persen, ikan layang/benggol sebesar 0,02 persen, ikan selar sebesar 0,02 persen, buncis sebesar 0,01 persen dan ikan mujair sebesar 0,01 persen .
“Dalam rangka mengendalikan Inflasi di Kota Batam, Pemerintah Kota Batam melakukan monitoring oleh tim setiap bulannya dengan mengetahui harga pasar dan komuditi yang mengalami kenaikan. Hasil monitoring juga dilaporkan setiap bulannya ke Kementerian Dalam Negeri,” katanya.(*)



