HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyebut kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT masih jadi kekerasan seksual yang paling banyak terjadi di Indonesia sepanjang 2024.
Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Perlindungan Hak Perempuan, Kemen PPPA Agung Budi Santoso mengatakan terdapat banyak laporan kekerasan seksual yang diterima kementerian tersebut.
Kekerasan dalam rumah tangga menjadi laporan tertinggi yang diterima Kemen PPPA sampai hampir penghujung tahun 2024.
“Kalau untuk kekerasan seksual paling banyak kekerasan dalam rumah tangga. Ini posisi laporannya masih sangat tinggi di tahun ini masuk ke kami,” kata Agung di gedung Kemen PPPA, Jumat (22/11).
Menukil data SIMFONI-PPPA total laporan kekerasan seksual yang masuk ke Kementerian tersebut per 1 Januari 2024 hingga saat ini (data real time) sebanyak 23.782 kasus.
Dari total kasus tersebut, sebanyak 20.599 korbannya adalah perempuan. Dan sebanyak 61,1 persen atau sebanyak 14.540 perempuan menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga sepanjang 2024 ini.



