“Kan udah ketemu Menteri PU, kita lagi tunggu surat-surat dari beliau,” ujarnya.
Erick mengatakan, pekan depan pihaknya berencana akan memetakan terkait kelanjutan masing-masing fokus BUMN karya.
“Nanti kan kita lagi rapihkan, waktu dulu kan ada target-targetnya juga. Kita minggu depan rencana kita sudah mulai mapping, rencana kita kerja ke depan, apakah misalnya masuk waktu itu peresmian Sanur, itu kemarin kan dari 88 proyek ada 4 yang ter-delay,” sebutnya.
“Nah yang 4 ini akan masuk ke program yang sekarang ya Salah satu tadi peluncuran kawasan ekonomi khusus kesehatan di Sanur, ya itu masuk semua, lalu restrukturisasi dan lain-lain, nanti ada waktunya. Kita lagi konsolidasi untuk bagaimana kinerjanya ke depan kita coba,” imbuhnya.
Menurutnya, perampingan BUMN perlu dilakukan agar tercipta efisiensi dan sinergi antar perusahaan. (*)



