“Setiap orang menghasilkan sampah antara 0,7 hingga 0,9 kilogram per hari. Jika kita bisa mengolah sampah dengan baik, seperti membuat kompos, maka hasilnya bisa kita gunakan untuk menyuburkan tanaman pekarangan, bahkan menanam cabai untuk mengendalikan inflasi,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Jefridin menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Batam yang telah melaksanakan kegiatan tersebut dan menyarankan evaluasi program Germas secara berkala.
“Kami akan memberikan penghargaan kepada Kampung Germas terbaik di tingkat kelurahan, dan diharapkan bisa dikembangkan hingga ke tingkat RW dan RT,” imbuhnya.
Jefridin menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak, termasuk OPD, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dalam mensukseskan Germas.
“Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, kita harapkan Kampung Germas terus bertambah dan menjadikan Batam kota yang aman, nyaman, madani, dan sejahtera untuk ditinggali,” tutupnya. (*)



