HARAPANMEDIA.COM, BATAM- Pubertas dini adalah kondisi ketika anak mengalami perubahan tubuh lebih awal dari usia sewajarnya. Perubahan tersebut meliputi bentuk tubuh, pertumbuhan otot dan tulang, serta perkembangan fungsi reproduksinya.
Rata-rata, anak perempuan mengalami pubertas pada usia 11 tahun, sementara anak laki-laki mulai pada usia 12 tahun.
Namun, jika anak perempuan memasuki masa pubertas pada usia 7 tahun atau lebih muda, atau jika anak laki-laki mulai pada usia 8 tahun atau lebih muda, mereka dapat didiagnosis mengalami pubertas dini. Kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang seperti obesitas, diabetes, masalah kesehatan mental, dan kanker payudara.
BACA JUGA:Ancaman 80 Juta Pekerjaan Hilang Karena AI, Namun 4 Profesi Ini Sulit Tergantikan
Melansir Euro News, anak-anak perempuan yang mengalami pubertas lebih awal bisa disebabkan karena faktor lingkungan, gaya hidup, dan metabolisme.
Secara global, usia ketika anak perempuan mulai tumbuh payudara atau penanda pubertas utama telah menurun sekitar tiga bulan per dekade pada tahun 1977 hingga 2013. Dan tren menuju pubertas dini tampaknya tidak melambat dalam dekade terakhir.
Dr. Anders Juul, ahli endokrinologi pediatrik di Rumah Sakit Universitas Kopenhagen dan pakar terkemuka tentang perubahan pubertas di seluruh dunia, menemukan sejumlah alasan di balik fenomena ini.
Obesitas
Para peneliti masih percaya bahwa nutrisi dan obesitas dapat menyebabkan pubertas dini karena kelebihan lemak terkait dengan peningkatan kadar leptin, hormon yang memberi sinyal bahwa tubuh siap untuk memulai pubertas.
Proses tersebut memengaruhi anak perempuan dan laki-laki secara berbeda, yang dapat membantu menjelaskan mengapa pubertas cenderung dimulai lebih awal pada anak perempuan yang mengalami obesitas dan lebih lambat pada anak laki-laki yang mengalami obesitas.
Namun, dalam studi awal di Denmark yang dilakukan dengan selang waktu 15 tahun, tidak ada perbedaan signifikan dalam indeks massa tubuh (IMT) antara kelompok pertama dan kedua anak perempuan, yang rata-rata mengalami pubertas setahun lebih awal.



