Contoh gol-gol tersebut ada pada gol pertama Uzbekistan yang dicetak oleh Alisher Odilov dan gol kelima ke gawang Kuwait yang dibukukan oleh Khusayin Norchaev.
Selain kerja sama di kotak penalti lawan, set piece Uzbekistan juga berbahaya. Gol Mukhammadkodir Khamraliev ke gawang Kuwait, gol Ruslanbek Jiyanov ke gawang Vietnam adalah contoh-contoh gol yang berasal dari situasi bola mati.
Bukan hanya soal tendangan bebas, Uzbekistan sudah mendapat dua penalti sejauh ini. Timnas Indonesia U-23 mesti waspada mengawasi pergerakan pemain Uzbekistan yang gesit dan licin di kotak terlarang.
Walaupun Uzbekistan punya catatan impresif dalam perjalanan menuju semifinal Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 juga punya modal bagus.
Garuda Muda bisa melaju ke babak semifinal dengan menaklukkan tiga tim kuat yaitu Australia, Yordania, dan Korea Selatan. Situasi itu sudah cukup bagi Garuda Muda untuk percaya diri menghadapi laga ini. (*)



