HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Masyarakat dihebohkan postingan video di media sosial yang menyebutkan telah terjadi kerusuhan di Kota Batam.
Dalam video yang berdurasi 41 detik itu, tampak ribuan warga berkumpul, disebut-sebut menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengembangan Rempang Eco City.
Tak hanya itu, dalam video itu juga tampak ribuan warga yang bekumpul menyalakan flare atau kembang api.
Menanggapi beredarnya video ini, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait menegaskan bahwa video tersebut hoaks.
BACA JUGA :Pemko Batam Siapkan Fasilitas Bagi Warga Rempang Yang Bersiap Pindah Ke Tempat Sementara



