HARAPANMEDIA.COM, BATAM – Pemko Batam tengah menyiapkan fasilitas bagi warga Rempang yang sudah didaftar dan bersiap untuk pindah ke tempat sementara,
“Ada 3 opsi kan pilihan. Pertama rusun, kedua ruko, ketiga rumah kontrakan yang dipilih oleh warga. Terserah mereka mau ngontrak dimana, ntah dirumah keluarganya nanti kita yang bayar Rp 1,2 juta,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam Rudy Panjaitan, Kamis (14/9/2023).
Diakuinya untuk fasilitas di Rusun sudah tersedia. Seperti aliran listrik dan air yang lancar.
“Rusunnya selama ini sudah biasa di sewa-sewakan,” katanya.
Sementara untuk proses pindah, Pemko Batam juga menyiapkan transportasi untuk mengangkut barang-barang penduduk Rempang. Sehingga bisa memudahkan warga dalam proses pindah.
“Anggaran-anggaran ini disediakan oleh BP Batam,” katanya.
Warga Rempang, lanjut dia, ditempat relokasi hanya sementara waktu. Sembari menunggu hunian yang baru selesai dibangun.
“Misalnya 5 sampai 12 bulan proses pembangunannya. Yang penting dipindah kalau rumah tetapnya selesai dibangun. Pemerintah menjamin kenyamanan warga selama di tempat sementara,” katanya.
Ia menambahkan pemerintah juga memberikan kepastian agar pembangunan rumah ganti mereka bisa selesai tepat waktu. Sehingga warga tidak lama di tempat sementara
Pemko Batam juga menyiapkan tiga rumah susun (rusun) atau sekitar 202 kamar untuk tempat relokasi sementara bagi warga Rempang.



