HomeBatamLama Hidup Di Bawah Penjajahan Belanda, Mengapa Penduduk Indonesia Sama Sekali Tidak...

Lama Hidup Di Bawah Penjajahan Belanda, Mengapa Penduduk Indonesia Sama Sekali Tidak Bisa Berbahasa Belanda?

spot_img

Pertama, dilihat dari sudut pandang struktur kolonialisme Belanda. Saat itu masyarakat lokal dan orang Belanda berada di struktur berbeda. Orang Belanda di kelas paling atas. Sementara penduduk lokal berada di paling bawah.

Dalam perspektif mereka, apabila Belanda menyebarkan kebudayaan, maka sama saja menganggap penduduk lokal dan orang Belanda itu setara secara kultural. Alhasil, agar struktur itu tetap terjaga, mereka tidak mau membagikan kebudayaan Belanda.

Kedua, Belanda selalu melihat dari perspektif eksploitasi ekonomi sebagai ciri negara kolonial. Kata Reinhart, mereka merasa tidak masalah apabila tidak menyebarkan kebudayaan, yang penting tetap melakukan eksploitasi dan menguntungkan secara ekonomi.

Dua sikap Belanda itu berlangsung dari mulai fase eksploitasi tanam paksa dari 1830-1900 dan terus berlanjut saat Belanda menerapkan politik balas budi atau politik etis di tahun 1900. Mereka selalu fokus pada aspek ekonomi dan tidak mau merusak kebudayaan lokal. Apalagi khususnya setelah politis etis diterapkan mereka semakin paham bahwa menginvasi kebudayaan lain itu tidak baik.

Kendati demikian, bukan berarti penduduk lokal tidak boleh mengadopsi kebudayaan barat. Toh, Belanda juga tidak tertutup soal itu. Faktanya banyak juga kebudayaan barat yang diadopsi penduduk lokal. (Red)

BERITA TERKAIT
spot_img

POPULER HARI INI

BERITA TERKINI